Eksplorasi Kreativitas dan Tradisi: Catatan Uji Performa SMP N 4 Purbalingga Tahun 2026
Eksplorasi Kreativitas dan Tradisi: Catatan Uji Performa SMP N 4 Purbalingga Tahun 2026
Purbalingga, 2026 – Semangat inovasi dan pelestarian budaya terpancar jelas di lingkungan SMP N 4 Purbalingga. Memasuki tahun ajaran 2026, sekolah kembali menggelar Uji Performa bagi siswa kelas IX. Bukan sekadar ujian, kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kolaborasi lintas disiplin ilmu yang memadukan logika, estetika, dan etika.
Berikut adalah potret keseruan berbagai pos ujian yang dilaksanakan:
1. Kolaborasi Peta: IPS, Matematika, dan Bahasa Indonesia
Salah satu pos yang paling menantang adalah proyek "Memperbesar Dunia". Di sini, tiga mata pelajaran bersinergi:
IPS: Siswa praktik memperbesar peta hingga 2x lipat menggunakan bantuan garis-garis koordinat (metode DAM).
Matematika: Ketelitian diuji saat siswa menentukan skala peta berdasarkan ukuran sebenarnya dan hasil gambar, serta memastikan presisi saat proses memperbesar atau memperkecil peta. Termasuk di dalamnya adalah pemahaman mendalam mengenai jarak antar kota.
Bahasa Indonesia: Proses teknis ini kemudian dituangkan ke dalam Teks Prosedur. Penilaian mencakup struktur teks, kejelasan instruksi, penggunaan bahasa, hingga ketepatan ejaan dan tanda baca dalam menjelaskan langkah-langkah memperbesar peta.
2. Praktik Bioteknologi & Literasi Inggris: Donat Kentang dan Crafting
Di bidang sains dan bahasa asing, kreativitas siswa sangat menonjol:
IPA: Siswa menyelami dunia bioteknologi konvensional dengan praktik membuat Donat Kentang. Proses fermentasi dan pemilihan bahan menjadi poin utama penilaian.
Bahasa Inggris: Masih seputar teks prosedur, siswa mempraktikkan Simple Crafting. Mereka membuat produk seperti Paper Flower (bunga kertas) atau Phone Holder dari karton. Aspek yang dinilai meliputi struktur bahasa Inggris, kelancaran (fluency), pengucapan (pronunciation), serta kepercayaan diri saat mempresentasikan karya mereka.
3. Melestarikan Tradisi Banyumasan: PPKn, Seni Tari, dan Bahasa Jawa
SMP N 4 Purbalingga sangat menjunjung tinggi kearifan lokal melalui:
PPKn: Siswa mempresentasikan tradisi kearifan lokal Banyumas sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila, seperti Begalan, Mitoni, Sadranan/Nyadran, hingga Larungan.
Seni Tari: Panggung sekolah dimeriahkan dengan Tari Kreasi Nusantara. Tim juri menilai dari aspek Wiraga (gerak), Wirama (irama), Wirasa (penghayatan), hingga kekompakan dan kostum.
Bahasa Jawa: Keluhuran budaya diperkuat melalui praktik Membaca Geguritan (puisi Jawa). Siswa bebas memilih teks dari internet atau karya sendiri, lalu membacakannya dengan teknik membaca indah yang memperhatikan Wirama, Wirasa, dan Wiraga.
4. Digitalisasi Data: Informatika
Pada aspek teknologi, pos Informatika menantang siswa untuk mengolah data secara profesional. Menggunakan aplikasi pengolah angka, siswa harus mampu membuat tabel, menggunakan rumus fungsi, mengurutkan, serta menyaring data. Kemampuan analisa data menggunakan fungsi logika IF menjadi standar kompetensi yang diujikan.
5. Keseimbangan Ruhani: PAI dan Agama Kristen
Uji Performa juga menjadi momen penguatan karakter religius:
Pendidikan Agama Islam (PAI): Siswa melaksanakan praktik membaca Al-Qur'an lengkap dengan hukum tajwidnya, serta praktik thaharah (wudhu) dan Shalat Subuh.
Pendidikan Agama Kristen: Siswa mensimulasikan sebuah persekutuan ibadah, mulai dari memimpin pujian pembukaan, doa persiapan khotbah, penyampaian khotbah, hingga pujian penutup.
6. Ketangkasan Fisik: PJOK
Di lapangan olahraga, energi siswa meledak dalam berbagai cabang atletik dan permainan. Penilaian meliputi lari jarak menengah, tolak peluru, bola voli, bola basket, hingga sepak bola. Tidak ketinggalan, siswa juga diuji dalam senam dasar (guling, meroda, kayang) dan kemampuan akuatik (renang).
Penutup
Uji Performa SMP N 4 Purbalingga 2026 membuktikan bahwa pendidikan yang baik adalah yang mampu menyatukan berbagai aspek kehidupan. Dari lezatnya donat kentang hingga indahnya geguritan, para siswa telah menunjukkan bahwa mereka siap menjadi generasi unggul yang tidak melupakan akar budayanya.
Selamat untuk seluruh siswa kelas IX! Teruslah berkarya dan jadilah kebanggaan sekolah.
SMP N 4 Purbalingga: sehat, kuat, kompetitif, kontekstual, kolaboratif dan membumi
Dokumentasi
.jpeg)
%20(1).jpeg)
%20(1).jpeg)
%20(1).jpeg)
Leave a Comment